"Pekerjaan besar tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan, tetapi dengan kegigihan"

BKN X: Beri Gambaran Kebutuhan PNS, BKN Gelar Pelatihan (Workshop) Anjab, ABK dan Evaluasi Jabatan

Thursday, May 10, 2012

Beri Gambaran Kebutuhan PNS, BKN Gelar Pelatihan (Workshop) Anjab, ABK dan Evaluasi Jabatan


Guna mendapatkan gambaran (potret) keadaan Pegawai Negeri Sipil pada masing-masing instansi di wilayah kerja Kantor Regional X Denpasar, Badan Kepegawaian Negara dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen. PAN & RB) menyelenggarakan pelatihan (workshop) Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Jabatan.

Kegiatan yang berlangsung di Mataram Nusa Tenggara Barat pada tanggal 30 April s/d 5 Mei 2012 ini dibuka oleh Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara yang diwakili oleh Deputi Sumber Daya Manusia Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Drs. Ramli Effendi Idris Naibaho, M.Si.
Deputi SDM PAN & RB , Drs. Ramli Effendi Idris Naibaho, M. Si  mewakili Menteri PAN & RB didampingi Plt. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Sigit Pramuhardjo membuka secara resmi  Pelatihan (workshop) 


 Kapusdiklat BKN, Drs. Made Arditha, M.Si tampak berbincang dengan Kepala BKD dan Diklat Provinsi NTB di sela acara pembukaan.


Dalam laporannya, Plt. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Sigit Pramuhardjo   menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari unit organisasi dan tata laksana, Unit Badan/Bagian Kepegawaian Daerah, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan di wilayah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat. 
Peserta Pelatihan (workshop) yang dibagi dalam beberapa kelompok sangat antusias mengikuti dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh fasilitator.

Workshop berlangsung selama 6 hari penuh dengan materi berupa Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja, Evaluasi Jabatan dan Tugas dan Fungsi Organisasi Pemerintah sesuai PP No. 41 Tahun 2007.  Selama kegiatan berlangsung peserta dibagi menjadi 11 kelompok yang didampingi oleh fasilitator dari Badan Kepegawaian Negara Jakarta. Pada setiap sesi materi, perwakilan kelompok mempersentasikan hasil kerjanya, sedangkan peserta lain dan fasilitator mengkoreksi dan memberi masukan. Setelah mengikuti workshop ini peserta diharapkan memiliki keterampilan dalam melakukan analisis jabatan, menyusun peta jabatan, menganalisa beban kerja dan melakukan evaluasi jabatan sehingga dapat memberikan gambaran (potret) kebutuhan pegawai di masing-masing unit organisasinya dan dapat digunakan sebagai dasar pengajuan formasi jika masih diperlukan. “Setelah kembali ke unit organisasinya masing-masing peserta diharapkan sudah bisa menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh selama pelaksanaan Workshop” ungkap Bariyadi Sami Raharjo, SH, MM. sekretaris Panitia di sela-sela penutupan. (Boent).






 
***Pertanyaan mengenai masalah Kepegawaian silahkan langsung hubungi c/p kami pada kolom YM di sebelah kanan halaman utama blog ini***