Thursday, January 17, 2013
Thursday, November 29, 2012
Rayakan HUT ke-41 KORPRI Kanreg X BKN Gelar Donor Darah
Rabu, 28 November 2012 bertempat di Aula Kantor Regional
(Kanreg) X BKN Denpasar digelar acara
Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Negeri
(KORPRI). Pagi itu puluhan pegawai Kanreg X BKN mengikuti pengarahan acara donor darah oleh Kepala
Bagian Umum dan dr Supartini dari Unit Transfusi PMI Pembina Daerah Bali.
![]() |
| Pembukaan Acara Donor Darah |
Kepala Bagian Umum Kantor Regional X BKN, Drs. Sigit
Pramuhardjo menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan
rutin yang dilakukan oleh keluarga besar Kanreg X BKN Denpasar. “Dalam setahun
kami melaksanakan dua kali kegiatan donor darah yaitu pada bulan Mei dan November”
ungkap Sigit saat pengarahan.
![]() |
| Donor perdana oleh Kabag Umum |
Dr. Supartini dari Unit Transfusi PMI Provinsi Bali
menyampaikan pentingnya donor darah. Karena dengan melaksanakan donor darah ada
banyak manfaat yang diperoleh, yaitu; mempercepat regenerasi sel darah merah
pada darah sehingga dapat memberi rasa
segar setelah melakukan donor darah. Di samping itu dengan donor darah dapat mendeteksi penyakit sejak dini karena setiap
kali kita melakukan donor darah sampel
darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit sehingga kalau ada salah
satu pendonor yang mengalami suatu penyakit akan bisa diketahui dari hasil uji
laboratorium dan hasilnya akan dikirim secara langsung ke yang bersangkutan
beserta saran untuk pengobatan lebih lanjut. Donor darah juga sebagai wujud peran serta
dalam kemanusiaan, seperti slogan PMI; “setetes darah anda sangat bermanfaat bagi orang yang
membutuhkan”.
![]() |
| Peserta donor pemula |
Selain donor darah, juga diadakan pemeriksaan kesehatan
tulang dari Susu Anlene. M.Firman, petugas dari Anlene menyampaikan tujuan dari
pemeriksaan tulang ini untuk mengukur kualitas kepadatan tulang sekaligus bisa
mendeteksi resiko gejala osteoporosis sejak dini. Pada sesi ini juga dilakukan
konsultasi hasil test kepadatan tulang beserta saran-saran untuk menjaga
kesehatan dan kepadatan tulang. (Ba’yu)
Sunday, October 7, 2012
Kepala Kantor Regional X BKN Dilantik
Gubernur Bali: BKN Penentu Suksesnya Pengembangan Sumber Daya Aparatur.
Setelah hampir 9 (sembilan) bulan tanpa Kepala Kantor,
akhirnya Kantor Regional X BKN Denpasar memiliki nakhoda baru. Bertempat di
Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Provinsi Bali (Kamis, 4 Oktober 2012),
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika melantik Kepala Kantor Regional X BKN. Drs. Made
Ardita, M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan
Pelatihan Kepegawaian BKN. dilantik berdasarkan Keputusan Kepala Badan
Kepegawaian Negara Nomor:103/KEP/2012 tanggal 3 Juli 2012. Pada acara tersebut
Gubernur juga melantik Mirawati Sudjono, Ak, M.Sc., sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi
Bali.
Gubernur dalam sambutannya
menyampaikan bahwa BKN
sebagai pelaksana tertib administrasi kepegawaian, sangat menentukan suksesnya
kebijakan nasional pengembangan sumber daya aparatur. “Di
balik kemajuan yang dicapai, Saya menyadari masih banyak kendala yang belum
terpecahkan, yang menghambat laju pelaksanaan program. Permasalahan tersebut
diantaranya adalah kualitas SDM dan sistem pengawasan” ungkap purnawirawan
Jenderal Polisi ini. Kompleksnya permasalahan kepegawaian,
masih menurut mantan Kalakhar BNN ini, menuntut koordinasi lebih intensif antar
instansi terkait. Persamaan persepsi terhadap berbagai peraturan
perundang-undangan bidang kepegawaian merupakan dasar bagi kesamaan langkah
para pejabat pembina kepegawaian dalam membina PNS di lingkungannya.
Pada akhir sambutannya, Kantor Regional X BKN Denpasar, diharapkan
mampu berperan optimal menjadi jembatan koordinasi, konsultasi, sekaligus
fasilitator dalam implementasi program manajemen PNS di daerah. “Ke depan, Kantor
Regional X BKN Saya harapkan semakin meningkatkan peran dan perhatiannya dalam
mendukung terwujudnya sumber daya aparatur yang berkualitas pada seluruh
instansi di wilayah Provinsi Bali, serta Provinsi NTB dan NTT yang menjadi
wilayah kerjanya”, harap Gubernur.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh Deputi Pengembangan
Kepegawaian BKN, Djoko Sutrisno, Sekretaris Utama BPKP, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Para Pimpinan
SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kepala BKD se-Provinsi Bali,
Inspektorat Daerah se-Provinsi Bali dan Pimpinan Instansi Vertikal di Provinsi
Bali. (boent)
Thursday, July 19, 2012
Rakor INKA, tenteng penerapan Human Resources Management System
Penggunaa SAPK sebagai Aplikasi Manajemen Kepegawaian sudah memasuki tahun ke-2, diusianya yang masih baru, semenjak dilaunching pada Juni 2011, SAPK sudah banyak mengalami pembenahan di berbagai fitur, perbaikan-perbaikan ini bertujuan untuk menyempurnakan Aplikasi kepegawaian tsb, guna mempercepat akurasi database kepegawaian secara nasional. Salah satu fitur yang banyak mengalami perbaikan adalah fitur Human Resiurces Management System (HRMA) yang dapat diakses pada alamat https://hr.bkn.go.id.
HRMA mempunyai fungsi dasar yang sangat penting dalam Manajemen keakuratan data PNS, karena di modul inilah Unit Organisasi setiap instansi baik instansi vertikal/daerah melakukan pemetaan terhadap jabatan bedasarkan unit organisasinya, karena perubahan setiap Unit organisasi yang terjadi di instansi, wewenangnya telah diserahkan kepada daerah/instansi yang bersangkutan.
Untuk mensosialisakan update terhadap aplikasi HRMA, tanggal 17 s/d 18 Juli 2012 dilaksanakan Workshop tentang fitur-fitur baru Human Resource Management System di Hotel Goodway Batam-Kep. Riau, Workshop dibuka oleh Kepala BKN, didampingi oleh Deputi INKA, diikuti oleh Kakanreg, kabid Inka, dan pranata dari Kanreg 1 s/d 12.
![]() |
| Pembukaan workshop HRMA |
Dalam pembukaan, kepala BKN menyampaikan pentingnya pemetaan Jabatan serta kompetensi jabatan sebagai dasar mengambil keputusan untuk seleksi terhadap suatu jabatan, serta BKN harus siap sebagai penyedia data-data tersebut serta diharapkan harus mampu sebagai konsultan kepegawaian di masa yang akan datang.
Monday, July 16, 2012
Workshop Penilaian Kerja Pegawai
Kantor Regional X Denpasar
mengadakan Workshop PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS
(sebagai pengganti PP nomor 10 Tahun
1979 tentang DP-3). Workshop SKP ini diselenggarakan selama 2 hari, yakni dimulai tanggal 10 s/d 11 Juli 2012, bertempat di aula lantai III gedung Kanreg X Badan Kepegawaian Negara Denpasasr. Pada hari pertama, dihadiri
48 orang Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah
Propinsi/Kabupaten/Kota se Propinsi Bali dan NTB dan perwakilan dari Kanreg X
BKN.
![]() |
| Pembukaan oleh Deputi Bina Kindang |
Acara dibuka
oleh Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan BKN (Drs. Kuspriyo
Murdono, M.Si) yang dalam sambutannya menyatakan bahwa formula Penialaian
Prestasi Kerja PNS (PPK) ini berbeda dengan DP-3, maka sampai dengan
diberlakukannya PP Nomor 46 Tahun 2011 pada 1 Januari 2014 akan dilaksanakan workshop
dengan pemaparan materi oleh nara sumber dan diberikan waktu yang panjang
kepada peserta untuk praktek menghitung Sasaran Kerja PNS .
Pemaparan
materi disampaikan oleh Direktur Rekrutmen dan Kinerja Pegawai (Drs. Purwanto,
MM), yang menjelaskan bahwa Penilaian
Prestasi Kerja terdiri dari 2 unsur, yaitu SKP (60 %, meliputi aspek Kuantitas, Kualitas, Waktu
dan/atau Biaya) dan Perilaku Kerja (40
%, meliputi aspek Orientasi Pelayanan, Integritas, Komitmen, Disiplin, Kerjasama
dan Kepemimpinan).
Pada hari
kedua, acara dihadiri oleh Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan
Pemerintah Propinsi/Kabupaten/Kota se Propinsi NTT dan Instansi Vertikal se
Propinsi Bali dan NTB serta perwakilan dari Kanreg X BKN.
![]() |
| Peserta workshop SKP |
Workshop
semakin optimal dengan diadakannya latihan langsung menghitung sasaran kerja pegawai negeri sipil oleh peserta workshop, hasil dari latihan tersebut diulas pemateri dan tim fasilitator , sehingga peserta dapat benar-benar memahami materi dari workshop
SKP tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)










