"Pekerjaan besar tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan, tetapi dengan kegigihan"

BKN X

Thursday, July 19, 2012

Rakor INKA, tenteng penerapan Human Resources Management System

Penggunaa SAPK sebagai Aplikasi Manajemen Kepegawaian sudah memasuki tahun ke-2, diusianya yang masih baru, semenjak dilaunching pada Juni 2011, SAPK sudah banyak mengalami pembenahan di berbagai fitur, perbaikan-perbaikan ini bertujuan untuk menyempurnakan Aplikasi kepegawaian tsb, guna mempercepat akurasi database kepegawaian secara nasional. Salah satu fitur yang banyak mengalami perbaikan adalah fitur Human Resiurces Management System (HRMA) yang dapat diakses pada alamat https://hr.bkn.go.id.

HRMA  mempunyai fungsi dasar yang sangat penting dalam Manajemen keakuratan data PNS, karena di modul inilah Unit Organisasi setiap instansi baik instansi vertikal/daerah melakukan pemetaan terhadap jabatan bedasarkan unit organisasinya, karena perubahan setiap Unit organisasi yang terjadi di instansi, wewenangnya telah diserahkan kepada daerah/instansi yang bersangkutan.

Untuk mensosialisakan update terhadap aplikasi HRMA, tanggal 17 s/d 18 Juli 2012 dilaksanakan Workshop tentang fitur-fitur baru Human Resource Management System di Hotel Goodway Batam-Kep. Riau, Workshop dibuka oleh Kepala BKN, didampingi oleh Deputi INKA, diikuti oleh Kakanreg, kabid Inka, dan pranata dari Kanreg 1 s/d 12.

Pembukaan workshop HRMA


Dalam pembukaan, kepala BKN menyampaikan pentingnya pemetaan Jabatan serta kompetensi jabatan sebagai dasar mengambil keputusan untuk seleksi terhadap suatu jabatan, serta BKN harus siap sebagai penyedia data-data tersebut serta diharapkan harus mampu sebagai konsultan kepegawaian di masa yang akan datang.

Monday, July 16, 2012

Workshop Penilaian Kerja Pegawai


Kantor Regional X Denpasar mengadakan Workshop PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS (sebagai pengganti PP nomor  10 Tahun 1979 tentang DP-3). Workshop SKP ini diselenggarakan selama 2 hari, yakni dimulai tanggal 10 s/d 11 Juli 2012, bertempat di aula lantai III gedung Kanreg X Badan Kepegawaian Negara Denpasasr. Pada hari pertama, dihadiri  48 orang Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Propinsi/Kabupaten/Kota se Propinsi Bali dan NTB dan perwakilan dari Kanreg X BKN.

Pembukaan oleh Deputi Bina Kindang

Acara dibuka oleh Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan BKN (Drs. Kuspriyo Murdono, M.Si) yang dalam sambutannya menyatakan bahwa formula Penialaian Prestasi Kerja PNS (PPK) ini berbeda dengan DP-3, maka sampai dengan diberlakukannya PP Nomor 46 Tahun 2011 pada 1 Januari 2014 akan dilaksanakan workshop dengan pemaparan materi oleh nara sumber dan diberikan waktu yang panjang kepada peserta untuk praktek menghitung Sasaran Kerja PNS .
Pemaparan materi disampaikan oleh Direktur Rekrutmen dan Kinerja Pegawai (Drs. Purwanto, MM), yang menjelaskan bahwa  Penilaian Prestasi Kerja terdiri dari 2 unsur, yaitu SKP (60 %,  meliputi aspek Kuantitas, Kualitas, Waktu dan/atau Biaya)  dan Perilaku Kerja (40 %, meliputi aspek Orientasi Pelayanan, Integritas, Komitmen, Disiplin, Kerjasama dan Kepemimpinan).
Pada hari kedua, acara  dihadiri oleh  Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Propinsi/Kabupaten/Kota se Propinsi NTT dan Instansi Vertikal se Propinsi Bali dan NTB serta perwakilan dari Kanreg X BKN.

Peserta workshop SKP

Workshop semakin optimal dengan diadakannya latihan langsung menghitung sasaran  kerja pegawai negeri sipil oleh peserta workshop, hasil dari latihan tersebut diulas pemateri dan tim fasilitator , sehingga peserta dapat benar-benar memahami materi dari workshop SKP tersebut.

Sunday, June 3, 2012

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI (LELANG ULANG) Nomor: 08/UM/PEMB-GD/KR.X/VI/2012

Panitia Pelelangan Pembangunan Gedung Arsip (Tata Naskah) Lanjutan pada Kantor Regional X BKN Denpasar akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi (Lelang Ulang) untuk paket pekerjaan konstruksi secara elektronik sebagai berikut: Unduh di SINI..!

Wednesday, May 30, 2012

Dirgahayu BKN ke 64

Tanggal 30 Mei merupakan hari bersejarah untuk Badan Kepegawaian Negara, yaitu Hari Ulang Tahun, dimana tahun 2012 ini adalah perayaan ke 64. 

Di Kantor Regional X, puncak perayaan HUT BKN diselenggarakan dengan sederhana dan meriah. Dengan mengusung konsep Dari Kita, Oleh Kita dan Untuk Kita. 

Acara dimulai dengan upacara bendera, serta penyerahaan Satya Lencana Karya Satya dan penyerahaan SK KP tmt 1-4-2012. 
Kemudian dilanjutkan dengan perayaan HUT di aula lantai III, Kanreg X Denpasar. Acara dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan kantor Regional X BKN Denpasar beserta para undangan antara lain:
1. Taspen Denpasar
2. Taspen Mataram
3. Taspen Kupang
4. Bank BTPN Denpasar
5. Bank Saudara Denpasar
6. Astra Motor
7. Bapak Djudjun Djuarma beserta Ibu Noviar

Susunan acara puncak HUT BKN yaitu 
1. Pembukaan Acara
2. Tarian Pembuka yaitu Tari Burat Wangi yang dibawakan oleh Sanggar 
3. Laporan Ketua Panitia
4. Sambutan Plt Kepala Kantor Regional X BKN
5. Doa
6. Pemotongan Tumpeng
7. Acara Hiburan







  

Cetak Tenaga Analis Jabatan di Wilayah Nusa Tenggara Timur, BKN Gelar Pelatihan (Workshop) Anjab, ABK dan Evaluasi Jabatan



"Bagi Instansi Pusat dan Daerah yang belum selesai menghitung jumlah kebutuhan PNS, dilarang mengembangkan/menambah organisasinya dan tidak diberikan alokasi tambahan formasi untuk mengisi kebutuhan jabatan yang lowong dari pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil".

Demikian penegasan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Deputi Bidang Pengembangan Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara, Dr. Djoko Sutrisno, M.Si dalam acara Pelatihan Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Jabatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Masih menurut Menpan-RB, saat ini untuk melaksanakan program penataan PNS harus dilakukan melalui analisis jabatan dan perhitungan beban kerja. Hal ini sangat penting dan mendasar serta merupakan titik awal dalam perencanaan pegawai baik jumlah maupun kualitas (kompetensi), rekrutmen dan penempatan (promosi), penyusunan sasaran kinerja pegawai, peningkatan kompetensi (diklat), penentuan penghasilan yang adil dan layak (remunerasi) dan penentuan besaran organisasi (penataan organisasi).
Nara Sumber

Acara yang dihadiri oleh Assiten Administrasi Umum Provinsi NTT dan Kapusdiklat Kepegawaian BKN diselenggarakan sebagai bagian dari rencana untuk menyiapkan tenaga analis jabatan yang nantinya melakukan analisis jabatan, analisis beban kerja, dan evaluasi jabatan.  Pelaksanaan kegiatan ini berperan penting dalam upaya melakukan reformasi birokrasi di bidang SDM Aparatur. Hasil pekerjaan dari Tenaga Analis Jabatan ini berupa uraian jabatan (job description) dan peta jabatan serta hasil perhitungan beban kerja. Selain itu tenaga analis jabatan ini juga diharapkan mampu melaksanakan tugas dalam bidang evaluasi jabatan untuk menghasilkan pemeringkatan jabatan (grading) sebagai salah satu tahapan yang harus dilakukan dalam pemberian tunjangan secara adil (equal pay equal work) dibidang SDM Aparatur guna mempersiapkan dokumen pelaksanaan reformasi birokrasi pada setiap instansi.

Peserta

Selama workshop berlangsung peserta akan mendapat materi pelatihan Analisis Jabatan, Teknik penyusunan peta jabatan dan Analisis beban Kerja, Perhitungan jumlah kebutuhan pegawai, Penataan PNS dan proyeksi kebutuhan PNS selama 5 tahun tahun, Evaluasi jabatan dan pemeringkatan jabatan (job grading), tugas dan fungsi organisasi pemerintah. 
Sesi Diskusi

Sementara itu Plt. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Sigit Pramuhardjo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan (workshop) ini diikuti oleh peserta yang berasal dari unit organisasi dan tata laksana, Unit Badan/Bagian Kepegawaian Daerah, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan di wilayah Provinsi NTT dan akan berlangsung selama 6 hari penuh dari tanggal 28 Mei sampai dengan 2 Juni 2012 di Badan Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Provinsi Nusa Tenggar Timur. “Mengingat pentingnya acara dan tugas yang akan diemban oleh peserta setelah pelaksanaan pelatihan (workshop) ini, kami harap agar peserta mengikuti  pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga ilmu yang diperoleh dari pelatihan nanti benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan  untuk pengembangan karier pegawai di unit kerja masing-masing” demikian pesan Drs. Sigit Pramuhardjo menutup laporannya (Boent).

 
***Pertanyaan mengenai masalah Kepegawaian silahkan langsung hubungi c/p kami pada kolom YM di sebelah kanan halaman utama blog ini***